01-06-2010, 11:16 AM
Dosen Pembimbing:
Dra. Tity Hastuti. M.pd
TUGAS KELOMPOK
PERKEMBANGAN PESERTA DIDIK
“ PERKEMBANGAN MASA REMAJA “
Oleh kelompok 4
Azkia Ulfa
Devi Puji Astuti
Dewi Mustika
Irda Mulyani
Zartini
JURUSAN MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN
FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN
PROGRAM STUDI BIOLOGI
UNIVERSITAS ISLAM RIAU
PEKAN BARU
2009
KATA PENGANTAR
Bismillahirrahmanirrahim
Puji syukur kepada Allah Swt. Atas segala karunia dan hidayahnya yang telah di berikan kepada kami, sehingga kami dapat menyelesaikan makalah perkembangan peserta didik yang membahas mengenai “ perkembangan masa remaja”.Secara umum, makalah ini membahas tentang masa transisi kepribadian seorang remaja dan remaja menurut pandangan islam.
Akhirnya, kami mengucapkan terimakasih kepada semua pembaca. semoga makalah ini dapat menambah wawasan pembaca dan penulis khususnya.kami juga mohon kritik dan sarannya demi kesempurnaan makalah ini.
Pekanbaru, 21 agustus 2009
Penulis
BAB II PEMBAHASAN
PERKEMBANGAN MASA REMAJA
Anak-anak yang berusia 12 atau 13 tahun sampai dengan 19 tahun sedang berada dalam pertumbuhan yang mengalami masa remaja. Masa remaja adalah masa yang sangat menentukan karena pada masa ini anak-anak mengalami banyak perubahan pada psikis dan fisiknya. Adapula ahli psikologi yang menganggap masa remaja sebagai peralihan dari masa anak-anak ke masa dewasa, yaitu saat-saat ketika anak tidak mau diperlakukan sebagai anak-anak, tetapi dilihat dari pertumbuhan fisiknya ia belum dapat dikatakan orang dewasa. Saat anak mengalami masa remaja tidak sama waktunya ditiap-tiap Negara waktunya berbeda-beda menurut norma kedewasaan yang berlaku setempat, misalnya di daerah pedesaan yang agraris, anak usia 12 tahun sudah ikut melakukan perkejaan yang seharusnya dilakukan orang dewasa seperti mengelola sawah dan ladang orang tuanya. Dalam keadaan seperti ini berarti anak yang belum dewasa itu sudah dituntut orang tuanya untuk bertanggung jawab.dengan demikian masa remaja akan lebih cepat berakhir didaerah pedesaan.
Ciri-ciri remaja
Ada beberapa ciri-ciri yang harus diketahui, diantaranya:
1. Pertumbuhan fisik
Pertumbuhan fisik mengalami perubahan dengan cepat, lebih cepat dibandingkan dengan masa anak-anak dan dewasa. Untuk mengimbangi pertumbuhan yang cepat itu, remaja makan dan tidur yang lebih banyak. Perkembangan fisik mereka jelasterlihat pada tungkai dan tangan, tulang kaki dan tangan, otot-otot tubuh berkembang pesat, sehingga anak kelihatan bertubuh tinggi, tetapi kepalanya masih mirip dengan anak-anak.
2. Perkembangan seksual
Tanda-tanda perkembangan seksual pada anak laki-laki diantaranya: alat reproduksi sperma mulai berproduksi, mengalami mimpi yang pertama, yang tanpa sadar mengeluarkan sperma. Sedangkan pada anak perempuan bila rahimnya sudah bisa dibuahi karena ia sudah mendapat menstruasi (dating bulan) yang pertama. Ciri-cir lainnya yang ada pada anak laki-laki ialah pada leher menonjol buah jakun yang mebuat nada suaranya menjadi pecah. Sedangkan pada anak perempuan,karena produksi hormon dalam tubuhnya, di wajahnya bertumbuhan jerawat. Terjadinya penimbunan lemak yang membuat buah dada membesar, pinggulnya mulai lebar,dan pahanya membesar.
3. Cara berpikir kausalitas
Cara berpikir kausalitas yaitu,menyangkut hubungan sebab dan akibat. Misalnya remaja duduk didepan pintu, kemudian orang tuanya melarang sambil berkata “pantang”. Remaja sudah mulai berpikir kritis sehingga ia akan melawan bila orang tua, guru, lingkungan masih menganggap sebagai anak kecil.
4. Emosi yang meluap-luap
Keadaan emosi remaja masih labil karena erat hubungannya dengan kadaan hormon. Suatu saat bisa sedih, dilain waktu ia bisa marah sekali.
5. Mulai tertarik pada lawan jenis
Secara biologis manusia terbagi atas dua jenis yaitu laki-laki dan perempuan. Dalam kehidupan sosial remaja, mereka mulai tertarik pada lawan jenisnya dan mulai berpacaran. Secara biologis anak perempuan lebih cepat matang dari pada anak laki-laki.
6. Menarik perhatian lingkungan
Pada masa ini remaja mulai mencari perhatian dari lingkungannya, berusaha mendapatkan status dn peranan separti kegiatan remaja dikampung-kampung yang diberi peranan.
7. Terikat dengan kelompok
Remaja dalam kehidupan social sangat tertarik dengan kelompok sebayanya sehingga tidak jarang orang tua di nomor duakan sedangkan kelompoknya dinomorsatukan.
Masa perkembangan
Bila di tinjau dari segi perkembangan boiologis, yang dimaksud remaja adalah mereka yang berusia 12 sampai dengan 21 tahun. Usia 12 tahun merupakan awal pubertas bagi seorang gadis, yang disebut remaja kalau mendapat menstruasi (datang bulan) yang pertama. Sedangkan usia 13 tahun merupakan awal pubertas bagi pemuda ketika mengalami masa mimpi yang pertama yang tanpa disadari mengeluarkan sperma. Biasanya pada gadis perkembangan biologisnya lebih cepat satu tahun dibandingkan dengan perkembangan biologis pemuda karena gadis lebih dahulu mengawali remaja yang akan berakhir pada usia sekitar 19 tahun, sedangkan pemuda baru mengakhiri masa remajanya pada sekitar usia 21 tahun. Ditinjau secara teoritis, masa remaja terdiri dari remaja puber dan remaja adolesen.
1. Masa pubertas
Masa pubertas disebut masa bangkitnya kepribadian ketika minatnya lebih ditujukan kepada perkembangan pribadi sendiri. Ada beberapa sifat yang menonjol pada masa ini, yang tidak sama kuatnya pada semua remaja, diantaranya yaitu
a. Pendapat lama ditinggalkan
b. Keseimbangan jiwanya terganggu
c. Suka menyembunyikan isi hati
d. Masa bangunnya perasaan kemasyarakat.
e. Perbedaan sikap pemuda dan sikap gadis
2. Masa adolesen
Masa adolesen berada dengalami antara usia 17dan 20 tahun. Atau mengambil betas-batas permulaan pada saat remaja mengalami perkembangan jasmani yang sangat menonjol, sedanngkan batas-batas akhir pada saat berakhirnya perkembangan jasmani. Beberapa diantaranya sifat-sifat adolesen yaitu:
a. Mulai tampak garis-garis perkembangan yang dikutinya di kemudian hari
b. Mulai jelas sikapnya terhadap nilai-nilai hidup
c. Jika masa pubertas menngalami keguncangan, dalam masa ini jiwanya mulai tampak tenang
d. Sekarang ia mulai menyadari bahwa mengecam itu memang mudah tapi sulit melaksanakannya
e. Ia menunjukan perhatiannya kepada masalah kehidupan sebenarnya
I. REMAJA SEBUAH TRANSISI KEPRIBADIAN
Masa remaja adalah masa transisi, dimana pada masa-masa seperti ini sering terjadi ketikstabilan baik itu emosi maupun kejiwaan. Pada masa transisi ini juga remaja sedangn mencari jati diri sebagai seorang remaja. Namun setidaknya kita dapat melihat standarisasi seseorang di katakana remaja, diantaranya ditandai dengan perkembangan, aik fisik, psikologis, dan sosial. Perkembangan secara fisik ditandai dengan makin matangnya organ-organ tubuh termasuk organ reproduksi. Secara social perkembangan ini ditandai dengan semakin berkurangnya ketergantungan dengan orang tuanya, sehingga remaja biasannya akan semakin mengenal komunitas luar dengan jalan interaksi sosial yang dilakukannya disekolah, pergaulan dengan sebayanya maupun masyarakat luas. Pada masa ini pula ketertarikan dengan lawan jenis juga mulai muncul dan berkembang. Rasa ketertarikan pada remaja lalu dumunculkan dalam bentuk misalnya berpacaran diantara mereka. Berpacaran berarrti upaya untuk mencari seorang teman dekat dan didalamnya terdapat hubungan komunikasi terhadap pasangan, membangun kedekatan emosi, dan proses pendewasaan kepribadian. Disilah muncul problematika yang dihadapi remaja, diantarannya soal jati diri remaja itu sendiri. Proses pencarian inilah yang sering dimanfaatkan oleh kapitalisme dengan menyajikan tontonan dan budaya yang bukan membantu remaja dalam upaya menemukan jati diri remaja akan tetapi justru malah sebaliknya .mereka para kaum kapitalis malah menjerumuskan remaja kedalam hal negatif karena orientasi mereka adalah keuntungan.
Ada beberapa hal yang harus dilakukan baik itu para orang tua , pemerintah dan lembaga yang peduli akan nasib remaja kita.
Pertama, hendaknya kita selalu senantiasa melindungi mereka dengan cara memberikan perhatian yang tulus dan ikhlas tanpa harus bersikap keras dan kasar.diharapkan dari perlindungan seperti ini mereka akn merasatidak sendiri akan tetapi justru mereka akan merasa ada tempat curhat mereka yaitu diri kita (orang tua dan segenap keluarga).
Kedua, berikan pembekalan spiritual untuk mereka melalui kegiatan-kegiatan keagamaan yang metode dan polanya tidak membosankan, karena ternyata remaja lebih suka sesuatu yang sifatnya bersenang-senang. Seoranng remaja dengan kepribadian matang yang didasari dengan keimanan, akan dapat bertahan hidup dalam lingkungan pergaulan dimanapun dia ada. Bukan hanya itu, dengan kepribadian matang yang didasari iman, seorangn remaja juga akan exsist bahkan dapat membawa sebuah perubahan dilingkungan mereka bergaul.
Pendapat para ahli tentang kaum remaja berikut ini “ remaja masih belum mampu menguasai fungsi-fungsi fisik maupun psikisnya. Ditinjau dari segi tersebut mereka masih tergolong anak-anak. Mereka masih harus menemukan tempat dalam masyarakat. Pada umumnya mereka masih belajar di sekolah atau diperguruan tinggi. Bila mereka bekerja , mereka melakukan pekerjaan sambilan dan belum mempunyai pekerjaan yang tetap”.( FJ. Monks, AMP Knoers, siti rahayu haditono, psikologi perkembangan).” Remaja adalah periode transisi antara masa anak-anak dan masa dewasa. Masa remaja adalah masa-masa timbulnya kesulitan dan perselisihan antara anak dengan orang tuanya atau siapapun yang mencerrminkan kekuasaan. Hal ini karena secara fisiologis, si anak sering mengalami sesuatu yang baru dan meresahkannya. Hal itu akibat dimulainya aktivitas hormonal di usia puber danm factor-faktor sosial serta psikologis yaitu kebuituhan untuk mandiri secara emosional dalam praktek sehari-hari. Kesimpulannya masa remaja adalah masa transisi ( masa peralihan ) yang sangat penting dan sangat menentukan perkembangnan kepribadian mereka pada masa-masa berikutnnya.
II. REMAJA DALAM SUDUT PANDANG ISLAM
Gambaran remaja tentang tuhan dengan sifat-sifatnya merupakan bagian dari gambarannya terrhadap alam dan lingkungannya seta dipengaruhi oleh perasaan dan sifat dari remaja itu sendiri. Keyakinan agama pada remaja merupakan interaksi antara ia dengan lingkungannya misalnya kepercayaan remaja akan kekuasaan tuhan menyebabkannya pelimpahan tanggung jawab atas segala persoalan kepada tuhan, termasuk persoalan masyarakat yang tidak menyenangkan, seperti kekacauan, ketidakadilan, penderitaan, kezaliman dan sebagainya yang menyebabkan mereka kecewa kepada tuhan bahkan kekecewaan tersebut dapat menyebabkan memungkiri kekuasaan tuhan sama sekali. Perasaan remaja kepada tuhan bukanlah tetap dan stabil, tetapi adalah perasaan yang tergantung pada perubahan-perubahan emosi yang sangat cepat, terutama pada masa remaja pertama. Kebutuhan akan Allah misalnya kadang-kadang tidak terasa jika jiwa mereka dalam keadaan gelisah, karena menghadapi musibah atau bahaya yang mengancam ketika ia takut gagal atau merasa berdosa.
Arti remaja dalam sudut pandang islam ialah pribadi-pribadi yang gelisah. Posisi organisasi remaja seharusnya mampu menjadi pelarian ( dalam artian positif ) bagi kegelisahan mereka. Organisasi remaja tersebut misalnya ikatan pelajar nahdatul ulama (IPNU), ikatan remaja muhammadiyah ( IRM ), pelajar islam Indonesia, remaja masjid dan sebagainmya yang seharusnya mampu melakukan orientasi program dan kegiatan yang mempunyai sense kuat terhadap kebutuhan remaja. Kalau ini terpenuhi, maka remaja-remaja akan merasa memiliki teman yang mengasikan.
Rasullullah SAW bersabda: “ tidak akkn lewat tapak kaki seorang hamba pada hari kiamat, kecuali setelah ditanya empat perkara yakni tentang jatah umurnya yang ia habiskan didunia, masa mudanya yang telah ia lewatkan, hartanya dar imana didapatkan dan bagaimana dikeluarkan, tentang ilmunya sejauh mana ia amalkan“. ( HR.al bazzar dan at thabrani ).
Rasullullah dalam setiap harokatnya selalu menjadikan remaja sebagai bagian dari pengkaderan bahkan memberikan peran yang sangat penting dan vital.
DAFTAR ISI
KATA PENGANTAR
DAFTAR ISI
BAB I: PENDAHULUAN
A. Latar Belakang
B. Rumusan masalah
C. Sasaran
BAB II. PEMBAHASAN
I. Perkembanngan masa remaja
II. Remaja sebuah transisi kepribadian
III. Remaja dalam sudut pandangan islam
BAB III. PENUTUP
KESIMPULAN
KRITIK DAN SARAN
DAFTAR PUSTAKA
PENDAHULUAN
1. Latar belakang
Masa Remaja adalah yang sangat menentukan,karena pada masa ini anak-anak mengalami banyak perubahan psikis dan fisiknya dimana pada masa seperti ini sering terjadi ketidakstabilan baik itu emosi maupun kejiwaan.
2. Rumusan Masalah
Dalam makalah ini kami membahas mengenai perkembangan remaja dalam kehidupan keseharian.
3. Sasaran
Adapun sasaran yang ingin dicapai adalah agar kita dapat mengetahui perkembangan remaja.
BAB III. PENUTUP
KESIMPULAN
Anak-anak yang berusia 12 atau 13 tahun sampai dengan 19 tahun sedang berada dalam pertumbuhan yang mengalami masa remaja. Masa remaja adalah masa yang sangat menentukan karena pada masa ini anak-anak mengalami banyak perubahan pada psikis dan fisiknya.
Ciri-ciri remaja
Ada beberapa ciri-ciri yang harus diketahui, diantaranya:
1. Pertumbuhan fisik
2. Perkembangan seksual
3. Cara berpikir kausalitas
4. Emosi yang meluap-luap
5. Mulai tertarik kepada lawan jenis
KRITK DAN SARAN
Kami menyadari makalah ini masih banyak terdapat kekurangan dalam penyusunan makalah ini oleh karena itu mohon kritik dan sarannya demi penyempurnaan makalah ini.
DAFTAR PUSTAKA
Drs. L,zulkifli.,psikologi perkembanngan.bandung.remja posdakarya,1986
http://lentik jemari.blogsport.com/2006/07/problematika-remaja.htm/
Dra. Tity Hastuti. M.pd
TUGAS KELOMPOK
PERKEMBANGAN PESERTA DIDIK
“ PERKEMBANGAN MASA REMAJA “
Oleh kelompok 4
Azkia Ulfa
Devi Puji Astuti
Dewi Mustika
Irda Mulyani
Zartini
JURUSAN MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN
FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN
PROGRAM STUDI BIOLOGI
UNIVERSITAS ISLAM RIAU
PEKAN BARU
2009
KATA PENGANTAR
Bismillahirrahmanirrahim
Puji syukur kepada Allah Swt. Atas segala karunia dan hidayahnya yang telah di berikan kepada kami, sehingga kami dapat menyelesaikan makalah perkembangan peserta didik yang membahas mengenai “ perkembangan masa remaja”.Secara umum, makalah ini membahas tentang masa transisi kepribadian seorang remaja dan remaja menurut pandangan islam.
Akhirnya, kami mengucapkan terimakasih kepada semua pembaca. semoga makalah ini dapat menambah wawasan pembaca dan penulis khususnya.kami juga mohon kritik dan sarannya demi kesempurnaan makalah ini.
Pekanbaru, 21 agustus 2009
Penulis
BAB II PEMBAHASAN
PERKEMBANGAN MASA REMAJA
Anak-anak yang berusia 12 atau 13 tahun sampai dengan 19 tahun sedang berada dalam pertumbuhan yang mengalami masa remaja. Masa remaja adalah masa yang sangat menentukan karena pada masa ini anak-anak mengalami banyak perubahan pada psikis dan fisiknya. Adapula ahli psikologi yang menganggap masa remaja sebagai peralihan dari masa anak-anak ke masa dewasa, yaitu saat-saat ketika anak tidak mau diperlakukan sebagai anak-anak, tetapi dilihat dari pertumbuhan fisiknya ia belum dapat dikatakan orang dewasa. Saat anak mengalami masa remaja tidak sama waktunya ditiap-tiap Negara waktunya berbeda-beda menurut norma kedewasaan yang berlaku setempat, misalnya di daerah pedesaan yang agraris, anak usia 12 tahun sudah ikut melakukan perkejaan yang seharusnya dilakukan orang dewasa seperti mengelola sawah dan ladang orang tuanya. Dalam keadaan seperti ini berarti anak yang belum dewasa itu sudah dituntut orang tuanya untuk bertanggung jawab.dengan demikian masa remaja akan lebih cepat berakhir didaerah pedesaan.
Ciri-ciri remaja
Ada beberapa ciri-ciri yang harus diketahui, diantaranya:
1. Pertumbuhan fisik
Pertumbuhan fisik mengalami perubahan dengan cepat, lebih cepat dibandingkan dengan masa anak-anak dan dewasa. Untuk mengimbangi pertumbuhan yang cepat itu, remaja makan dan tidur yang lebih banyak. Perkembangan fisik mereka jelasterlihat pada tungkai dan tangan, tulang kaki dan tangan, otot-otot tubuh berkembang pesat, sehingga anak kelihatan bertubuh tinggi, tetapi kepalanya masih mirip dengan anak-anak.
2. Perkembangan seksual
Tanda-tanda perkembangan seksual pada anak laki-laki diantaranya: alat reproduksi sperma mulai berproduksi, mengalami mimpi yang pertama, yang tanpa sadar mengeluarkan sperma. Sedangkan pada anak perempuan bila rahimnya sudah bisa dibuahi karena ia sudah mendapat menstruasi (dating bulan) yang pertama. Ciri-cir lainnya yang ada pada anak laki-laki ialah pada leher menonjol buah jakun yang mebuat nada suaranya menjadi pecah. Sedangkan pada anak perempuan,karena produksi hormon dalam tubuhnya, di wajahnya bertumbuhan jerawat. Terjadinya penimbunan lemak yang membuat buah dada membesar, pinggulnya mulai lebar,dan pahanya membesar.
3. Cara berpikir kausalitas
Cara berpikir kausalitas yaitu,menyangkut hubungan sebab dan akibat. Misalnya remaja duduk didepan pintu, kemudian orang tuanya melarang sambil berkata “pantang”. Remaja sudah mulai berpikir kritis sehingga ia akan melawan bila orang tua, guru, lingkungan masih menganggap sebagai anak kecil.
4. Emosi yang meluap-luap
Keadaan emosi remaja masih labil karena erat hubungannya dengan kadaan hormon. Suatu saat bisa sedih, dilain waktu ia bisa marah sekali.
5. Mulai tertarik pada lawan jenis
Secara biologis manusia terbagi atas dua jenis yaitu laki-laki dan perempuan. Dalam kehidupan sosial remaja, mereka mulai tertarik pada lawan jenisnya dan mulai berpacaran. Secara biologis anak perempuan lebih cepat matang dari pada anak laki-laki.
6. Menarik perhatian lingkungan
Pada masa ini remaja mulai mencari perhatian dari lingkungannya, berusaha mendapatkan status dn peranan separti kegiatan remaja dikampung-kampung yang diberi peranan.
7. Terikat dengan kelompok
Remaja dalam kehidupan social sangat tertarik dengan kelompok sebayanya sehingga tidak jarang orang tua di nomor duakan sedangkan kelompoknya dinomorsatukan.
Masa perkembangan
Bila di tinjau dari segi perkembangan boiologis, yang dimaksud remaja adalah mereka yang berusia 12 sampai dengan 21 tahun. Usia 12 tahun merupakan awal pubertas bagi seorang gadis, yang disebut remaja kalau mendapat menstruasi (datang bulan) yang pertama. Sedangkan usia 13 tahun merupakan awal pubertas bagi pemuda ketika mengalami masa mimpi yang pertama yang tanpa disadari mengeluarkan sperma. Biasanya pada gadis perkembangan biologisnya lebih cepat satu tahun dibandingkan dengan perkembangan biologis pemuda karena gadis lebih dahulu mengawali remaja yang akan berakhir pada usia sekitar 19 tahun, sedangkan pemuda baru mengakhiri masa remajanya pada sekitar usia 21 tahun. Ditinjau secara teoritis, masa remaja terdiri dari remaja puber dan remaja adolesen.
1. Masa pubertas
Masa pubertas disebut masa bangkitnya kepribadian ketika minatnya lebih ditujukan kepada perkembangan pribadi sendiri. Ada beberapa sifat yang menonjol pada masa ini, yang tidak sama kuatnya pada semua remaja, diantaranya yaitu
a. Pendapat lama ditinggalkan
b. Keseimbangan jiwanya terganggu
c. Suka menyembunyikan isi hati
d. Masa bangunnya perasaan kemasyarakat.
e. Perbedaan sikap pemuda dan sikap gadis
2. Masa adolesen
Masa adolesen berada dengalami antara usia 17dan 20 tahun. Atau mengambil betas-batas permulaan pada saat remaja mengalami perkembangan jasmani yang sangat menonjol, sedanngkan batas-batas akhir pada saat berakhirnya perkembangan jasmani. Beberapa diantaranya sifat-sifat adolesen yaitu:
a. Mulai tampak garis-garis perkembangan yang dikutinya di kemudian hari
b. Mulai jelas sikapnya terhadap nilai-nilai hidup
c. Jika masa pubertas menngalami keguncangan, dalam masa ini jiwanya mulai tampak tenang
d. Sekarang ia mulai menyadari bahwa mengecam itu memang mudah tapi sulit melaksanakannya
e. Ia menunjukan perhatiannya kepada masalah kehidupan sebenarnya
I. REMAJA SEBUAH TRANSISI KEPRIBADIAN
Masa remaja adalah masa transisi, dimana pada masa-masa seperti ini sering terjadi ketikstabilan baik itu emosi maupun kejiwaan. Pada masa transisi ini juga remaja sedangn mencari jati diri sebagai seorang remaja. Namun setidaknya kita dapat melihat standarisasi seseorang di katakana remaja, diantaranya ditandai dengan perkembangan, aik fisik, psikologis, dan sosial. Perkembangan secara fisik ditandai dengan makin matangnya organ-organ tubuh termasuk organ reproduksi. Secara social perkembangan ini ditandai dengan semakin berkurangnya ketergantungan dengan orang tuanya, sehingga remaja biasannya akan semakin mengenal komunitas luar dengan jalan interaksi sosial yang dilakukannya disekolah, pergaulan dengan sebayanya maupun masyarakat luas. Pada masa ini pula ketertarikan dengan lawan jenis juga mulai muncul dan berkembang. Rasa ketertarikan pada remaja lalu dumunculkan dalam bentuk misalnya berpacaran diantara mereka. Berpacaran berarrti upaya untuk mencari seorang teman dekat dan didalamnya terdapat hubungan komunikasi terhadap pasangan, membangun kedekatan emosi, dan proses pendewasaan kepribadian. Disilah muncul problematika yang dihadapi remaja, diantarannya soal jati diri remaja itu sendiri. Proses pencarian inilah yang sering dimanfaatkan oleh kapitalisme dengan menyajikan tontonan dan budaya yang bukan membantu remaja dalam upaya menemukan jati diri remaja akan tetapi justru malah sebaliknya .mereka para kaum kapitalis malah menjerumuskan remaja kedalam hal negatif karena orientasi mereka adalah keuntungan.
Ada beberapa hal yang harus dilakukan baik itu para orang tua , pemerintah dan lembaga yang peduli akan nasib remaja kita.
Pertama, hendaknya kita selalu senantiasa melindungi mereka dengan cara memberikan perhatian yang tulus dan ikhlas tanpa harus bersikap keras dan kasar.diharapkan dari perlindungan seperti ini mereka akn merasatidak sendiri akan tetapi justru mereka akan merasa ada tempat curhat mereka yaitu diri kita (orang tua dan segenap keluarga).
Kedua, berikan pembekalan spiritual untuk mereka melalui kegiatan-kegiatan keagamaan yang metode dan polanya tidak membosankan, karena ternyata remaja lebih suka sesuatu yang sifatnya bersenang-senang. Seoranng remaja dengan kepribadian matang yang didasari dengan keimanan, akan dapat bertahan hidup dalam lingkungan pergaulan dimanapun dia ada. Bukan hanya itu, dengan kepribadian matang yang didasari iman, seorangn remaja juga akan exsist bahkan dapat membawa sebuah perubahan dilingkungan mereka bergaul.
Pendapat para ahli tentang kaum remaja berikut ini “ remaja masih belum mampu menguasai fungsi-fungsi fisik maupun psikisnya. Ditinjau dari segi tersebut mereka masih tergolong anak-anak. Mereka masih harus menemukan tempat dalam masyarakat. Pada umumnya mereka masih belajar di sekolah atau diperguruan tinggi. Bila mereka bekerja , mereka melakukan pekerjaan sambilan dan belum mempunyai pekerjaan yang tetap”.( FJ. Monks, AMP Knoers, siti rahayu haditono, psikologi perkembangan).” Remaja adalah periode transisi antara masa anak-anak dan masa dewasa. Masa remaja adalah masa-masa timbulnya kesulitan dan perselisihan antara anak dengan orang tuanya atau siapapun yang mencerrminkan kekuasaan. Hal ini karena secara fisiologis, si anak sering mengalami sesuatu yang baru dan meresahkannya. Hal itu akibat dimulainya aktivitas hormonal di usia puber danm factor-faktor sosial serta psikologis yaitu kebuituhan untuk mandiri secara emosional dalam praktek sehari-hari. Kesimpulannya masa remaja adalah masa transisi ( masa peralihan ) yang sangat penting dan sangat menentukan perkembangnan kepribadian mereka pada masa-masa berikutnnya.
II. REMAJA DALAM SUDUT PANDANG ISLAM
Gambaran remaja tentang tuhan dengan sifat-sifatnya merupakan bagian dari gambarannya terrhadap alam dan lingkungannya seta dipengaruhi oleh perasaan dan sifat dari remaja itu sendiri. Keyakinan agama pada remaja merupakan interaksi antara ia dengan lingkungannya misalnya kepercayaan remaja akan kekuasaan tuhan menyebabkannya pelimpahan tanggung jawab atas segala persoalan kepada tuhan, termasuk persoalan masyarakat yang tidak menyenangkan, seperti kekacauan, ketidakadilan, penderitaan, kezaliman dan sebagainya yang menyebabkan mereka kecewa kepada tuhan bahkan kekecewaan tersebut dapat menyebabkan memungkiri kekuasaan tuhan sama sekali. Perasaan remaja kepada tuhan bukanlah tetap dan stabil, tetapi adalah perasaan yang tergantung pada perubahan-perubahan emosi yang sangat cepat, terutama pada masa remaja pertama. Kebutuhan akan Allah misalnya kadang-kadang tidak terasa jika jiwa mereka dalam keadaan gelisah, karena menghadapi musibah atau bahaya yang mengancam ketika ia takut gagal atau merasa berdosa.
Arti remaja dalam sudut pandang islam ialah pribadi-pribadi yang gelisah. Posisi organisasi remaja seharusnya mampu menjadi pelarian ( dalam artian positif ) bagi kegelisahan mereka. Organisasi remaja tersebut misalnya ikatan pelajar nahdatul ulama (IPNU), ikatan remaja muhammadiyah ( IRM ), pelajar islam Indonesia, remaja masjid dan sebagainmya yang seharusnya mampu melakukan orientasi program dan kegiatan yang mempunyai sense kuat terhadap kebutuhan remaja. Kalau ini terpenuhi, maka remaja-remaja akan merasa memiliki teman yang mengasikan.
Rasullullah SAW bersabda: “ tidak akkn lewat tapak kaki seorang hamba pada hari kiamat, kecuali setelah ditanya empat perkara yakni tentang jatah umurnya yang ia habiskan didunia, masa mudanya yang telah ia lewatkan, hartanya dar imana didapatkan dan bagaimana dikeluarkan, tentang ilmunya sejauh mana ia amalkan“. ( HR.al bazzar dan at thabrani ).
Rasullullah dalam setiap harokatnya selalu menjadikan remaja sebagai bagian dari pengkaderan bahkan memberikan peran yang sangat penting dan vital.
DAFTAR ISI
KATA PENGANTAR
DAFTAR ISI
BAB I: PENDAHULUAN
A. Latar Belakang
B. Rumusan masalah
C. Sasaran
BAB II. PEMBAHASAN
I. Perkembanngan masa remaja
II. Remaja sebuah transisi kepribadian
III. Remaja dalam sudut pandangan islam
BAB III. PENUTUP
KESIMPULAN
KRITIK DAN SARAN
DAFTAR PUSTAKA
PENDAHULUAN
1. Latar belakang
Masa Remaja adalah yang sangat menentukan,karena pada masa ini anak-anak mengalami banyak perubahan psikis dan fisiknya dimana pada masa seperti ini sering terjadi ketidakstabilan baik itu emosi maupun kejiwaan.
2. Rumusan Masalah
Dalam makalah ini kami membahas mengenai perkembangan remaja dalam kehidupan keseharian.
3. Sasaran
Adapun sasaran yang ingin dicapai adalah agar kita dapat mengetahui perkembangan remaja.
BAB III. PENUTUP
KESIMPULAN
Anak-anak yang berusia 12 atau 13 tahun sampai dengan 19 tahun sedang berada dalam pertumbuhan yang mengalami masa remaja. Masa remaja adalah masa yang sangat menentukan karena pada masa ini anak-anak mengalami banyak perubahan pada psikis dan fisiknya.
Ciri-ciri remaja
Ada beberapa ciri-ciri yang harus diketahui, diantaranya:
1. Pertumbuhan fisik
2. Perkembangan seksual
3. Cara berpikir kausalitas
4. Emosi yang meluap-luap
5. Mulai tertarik kepada lawan jenis
KRITK DAN SARAN
Kami menyadari makalah ini masih banyak terdapat kekurangan dalam penyusunan makalah ini oleh karena itu mohon kritik dan sarannya demi penyempurnaan makalah ini.
DAFTAR PUSTAKA
Drs. L,zulkifli.,psikologi perkembanngan.bandung.remja posdakarya,1986
http://lentik jemari.blogsport.com/2006/07/problematika-remaja.htm/